Top ↑ | Archive | Ask me anything

Setiap hari ketemu teman

Mungkin buat temen temen gue yang udah kenal gue sejak SMP tau gimana gue waktu itu, betapa absurdnya gue, ya namanya juga hidup pasti ada perubahan,

di agama gue diajarin “hari ini harus lebih baik dari kemarin apabila sama kamu akan merugi apabila lebih buruk maka celakalah kamu”

sebentar dulu sebenernya tulisan ini juga gatau arahnya mau kemana jadi gue menulis sesuai kelincahan jari jari bersama dengan imajinasi yang keluar

lanjut ketika gue masuk SMA gue punya banyak temen hampir satu angkatan gue kenal, hampir sih kenal disini adalah kenal timbal balik maksudnya akrab gitu, gue sendiri adalah pribadi yang jarang ngomong, penyendiri, gue lebih suka nulis begini sambil dengerin lagu pake headset, dan disini gue gamau nyombong juga tentunya hehe, dengan pribadi gue yang begitu sampai sekarang gue ga habis pikir sekarang gue punya banyak temen, bahagia rasanya

mungkin berawal dari gue udah mulai aktif membuka pertemanan gue dari eskul, sampai punya banyak temen akrab dari kakak kelas sampe adik kelas dan sampai ngebawa gue sebagai ketua umum eskul

buat gue keaktifan gue di eskul dari yang merubah gue dari penyendiri males bersosialisasi ini berpengaruh besar sama kehidupan gue di SMA, gue diajarin banyak dari orang orang di dalam eskul ini, berimbas besar sampai akhirnya gue senyum senyum sendiri gue punya banyak temen

faktor yang kedua mungkin temen nongkrong, bermula dari kelicikan gue biar deket sama anggota eskul gue, gue ikutan nongkrong dari awalnya gue benci ngerokok sampe akhirnya gue ikutan ngerokok kampret emang gue ga kuat iman

dan dari semua itu berimbas sama hal hal dan proyek besar yang gue kerjain dari bikin online radio, bikin film, jadi panitia buku tahunan sampe punya brand baju sendiri

kenapa berimbas ? punya temen banyak itu enak men apa yang lo lakuin atau kerjakan tanpa lo harus gembar gembor sendirian lo punya temen yang baik dan saling berbagi dari mulut ke mulut, broadcast bbm, status bbm, sampe ke twitter, tanpa lo harus mintain tolong dan ga pernah lupa gue selalu bilang “makasih banyak ya”

dulu gue selalu diajarin sama orang tua gue buat milih milih temen yang baik yang jahat, ternyata salah, setiap orang punya sisi baik sisi jahat lo cuma butuh “paham dia emang begitu” dan menurut pandangan gue temenan ama siapa aja jangan terlalu deket, kenapa jangan terlalu deket ? biasanya nih yaa temenan kaya gini sering makan hati udah temenan ama dia aja eh disakitin dikit aja langsung musuhanya ampe bertahun tahun (udah ngalamin soalnya) jangan terlalu cuek juga tetep jaga hubungan baik aja sama mereka siapa tau di masa depan bakalan jadi penyelamat ketika kita kesusahan

buat yang pacaran ngertiin pacarnya kalau dia juga punya dunia sendiri ga harus terus terusan sama lo

percayadeh punya temen banyak lo bakalan sering senyum senyum sendiri, belajar asik sama orang tapi jangan so asik yang ada malah ilfeel, friends is everything brosis

"kelanggengan hubungan itu berawal dari kedewasaan kita untuk menyikapi perubahan. Biarkan sikap, keadaan, lingkungan berubah. Tapi jangan biarkan perasaan ke pasangan juga ikut berubah. "

- shitlicious

"Ketika tertawa tidak semenyegarkan dulu lagi.
Ketika peluk tak sehangat dulu lagi.
Ketika tanggal tak sepenting dulu lagi.
Lantas, apa makna dari menjalani hari?"

- (via mbeeer)

"Semua begitu sangat berarti saat suatu hal menghilang, ketiadaan itu akan menjadi ada, ada dan berharap kembali dan sangat berharga, sayangnya itu sudah tiada"

"Mari belajar untuk menghargai sesuatu yang menurut kita kelihatan kecil dan sepele."

- because a small things can have a big convenience :D (via alfanwibi)

(via shivamhrn)

"aku sekarang sadar bahwa ketiadaan itu akan menjadi ada"

Nikmatin aja

“ngapain nyari yang ga ada, nikmatin aja apa yang ada” - Dimas Rezha

“jangan buat diri kita susah atas dasar apa yang kita inginkan itu ga terjadi, nikmatin aja apa yang ada” - mr wasiun

dua quotes itu gue dapet secara bersamaan waktu perpisahan, sungguh berharga banget,soalnya buat gue kata “bersyukur” aja menurut gue kurang untuk mewakili perasaan yang kecewa, kuncinya ada di mindset kita, semua yang kita punya yang kita lakuin itu harus dilakukan atas dasar senang dan gembira bukan malah membuat diri kita sendiri yang menjadi kesusahan diantara kesusahan yang terjadi, ya kuncinya cuma dirikita sendiri yang bisa membuat bahagia gimana tergantung suasana bagaimana kita bisa menyesuikan diri terhadap seleksi alam kasarnya,

jadi “Nikmatin aja apa yang ada dan capai apa yang belum ada “

"Aku hanya menulis.
Jika kamu merasa tersinggung dan gak enak hati setelah membacanya, aku akan mengucapkan banyak terimakasih.
Karena secara tidak langsung, kamu telah mengakui bahwa kamu memperhatikan aku lebih dalam dari yg aku ketahui."

- (via mbeeer)

"Tidak ada yang perlu dimasalahkan tidak ada yang perlu dibicarakan tidak ada yang perlu ingin diketahui tidak ada yang perlu ingin tahu tidak ada yang harus merindukan tidak ada yang saling menunggu karena
tidak ada kamu dan aku"

"Tak ada yg lbh gampang drpd menghina Tuhan. Begitu kamu khawatir besok tak bisa makan, kamu sudah menghina Tuhan."

-

Sudjiwo Tedjo

begitu juga ketika aku mulai khawatir, bahwa kau tidak akan mencintaiku lagi di esok hari

(via mbeeer)

ardi-fighter:

Simple, Romantic, Good Story. I like this short movie. :) [tittle : SIGNS]

"Saya ansos , kenapa ? soalnya saya suka menyendiri saya ga suka berisik"

- Frieska Anastasia

I love you esterkeziaveronica !

Permainan kata oleh pengagum kata

Rivelno: Kadang tanpa sadar, kata-kata adalah pelaku utama pembunuhan karakter.

monikmocil: kata tidak memiliki wujud sehingga terkadang dianggap tidak bernyawa.

Rivelno: meski tak memiliki nyawa, tetapi kata-kata dapat menghidupkan yang mati.

monikmocil: sayangnya, lebih banyak kata untuk membunuh daripada menghidupkan. Membawa hidup menemani kematian.

Rivelno: Jika kata-kata adalah senjata, bicara adalah cara mempertahankan hidup.

monikmocil: jika bicara adalah cara bertahan hidup, maka diam adalah perlindungan terkokoh bagi para pengagum kata.

Rivelno: Dan kadang kata-kata serupa bumerang, apa yang dilempar akan berbalik kembali menyerang tuannya.

monikmocil: jangan lupa, semakin mahir melempar, semakin mahir ia menangkap dan juga menghindar. Membuat kata menjadi benteng pertahanan.